Asuransi Jadi Kebutuhan Primer, Bukan Sekadar Pelengkap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389895/original/029605900_1793777533-6294047691100591439.jpg)
Image: Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan dan ketidakpastian, kebutuhan terhadap perlindungan finansial melalui asuransi justru semakin penting. FWD Syariah menilai asuransi seharusnya menjadi kebutuhan primer masyarakat, bukan sekadar kebutuhan sekunder atau tersier.
Direktur Utama Perusahaan Asuransi Indonesia FWD Syariah, Ade Bungsu, mengatakan kebutuhan proteksi tidak bergantung pada baik atau buruknya kondisi ekonomi. Bahkan, ketika perekonomian sedang tertekan, asuransi dapat menjadi salah satu penopang keuangan masyarakat.
“Justru saya lihat bahwa dalam situasi ekonomi buruk, proteksi itu menjadi tulang punggung,” ucap Ade dalam acara peresmian FWD Syariah, Rabu (4/11/2026).
Ia mengajak masyarakat membayangkan risiko kehilangan pekerjaan yang terjadi bersamaan dengan musibah lainnya.
This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.
More news View More