Bank Penampung Devisa Hasil Ekspor Bertambah, OCBC NISP Resmi Bergabung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391878/original/058871500_1793954960-Sosialisasi_Perkembangan_Implementasi_DHE_SDA_dan_Tata_Kelola_Ekspor_SDA_Strategis-6_November_2026b.jpeg)
Image: Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyampaikan Pemerintah menambah jumlah bank devisa yang dapat melayani penempatan Rekening Khusus Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) menjadi 16 bank. Kebijakan ini diharapkan memberikan lebih banyak pilihan bagi eksportir dalam memenuhi kewajiban penempatan devisa hasil ekspor.
Menko Airlangga mengatakan, keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) pada 3 November 2026. Dalam rapat itu, pemerintah menyetujui PT Bank OCBC NISP Tbk sebagai bank devisa non-BUMN tambahan untuk melayani penempatan DHE SDA.
Dengan penambahan tersebut, total bank devisa yang ditunjuk pemerintah terdiri atas lima bank BUMN dan 11 bank non-BUMN.
This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.
More news View More