Batal Impor KRL Bekas, Bos KAI Sebut Buat Rakyat Harus Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391269/original/036640600_1793881819-IMG_0594.jpg)
Image: Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menegaskan pihaknya batal mengimpor kereta rel listrik (KRL) dari Jepang. Bobby menyampaikan KAI akan memanfaatkan industri dalam negeri dalam memproduksi KRL.
"Enggak ada, kita enggak impor bekas. Pokoknya buat rakyat harus yang baru," ujar Bobby usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Dia menekankan komitmennya mendukung industri dan produksi karya anak bangsa. Nantinya, sebagian produksi KRL akan diserahkan kepada PT INKA (Persero).
"Salah satunya mungkin sebagian ke INKA. Wajib mendukung industri dalam negeri. Luar negeri harus kerja sama dengan dalam negeri gitu ya," tuturnya.
This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.
More news View More