Home › News › Brent Crude
Dolar AS Melemah Usai Pemilu Paruh Waktu, Rupiah Dibuka Menguat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
Image: Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (5/11/2026). Penguatan mata uang Garuda dipengaruhi hasil pemilu paruh waktu AS, pelemahan indeks dolar, serta penurunan harga minyak mentah dunia.
Rupiah hari ini dibuka menguat 98 poin atau 0,54 persen ke posisi 18.070 per dolar AS. Angka tersebut lebih kuat dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 18.168 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, mengatakan kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu AS memengaruhi sentimen pasar keuangan global.
“Dengan kemenangan Partai Demokrat, timbul ekspektasi bahwa Partai Demokrat akan membatasi ruang pemerintahan Trump terkait kebijakan tarif, pajak, defisit anggaran pemerintah, penerbitan obligasi pemerintah, sehingga mendorong investor global mengatur ulang portofolio investasinya lebih ke risk on,” ungkapnya dikutip dari Antara.
This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.
Related tickers
More news View More