US Markets

Home › News

Kisah Pengamen Senen: Dulu Diintai Kereta, Kini Nyaman di Huntara

Liputan6·
Kisah Pengamen Senen: Dulu Diintai Kereta, Kini Nyaman di Huntara

Image: Liputan6

Liputan6.com, Jakarta - Suara kereta yang melintas sudah menjadi bagian dari kehidupan Ibu Seger (52) sejak kecil. Bertahun-tahun tinggal di bantaran rel kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, membuatnya terbiasa dengan suara bising, kondisi lingkungan yang kurang nyaman, hingga rasa khawatir setiap kali kereta melintas.

Kini, kehidupan Ibu Seger mulai berubah. Setelah direlokasi dari bantaran rel, ia menempati Hunian Sementara (Huntara) di kawasan Jalan Kramat Raya, Senen. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia bisa tinggal di tempat yang lebih aman tanpa harus terus dihantui kekhawatiran kereta melintas terlalu dekat.

Namun, keputusan meninggalkan bantaran rel bukan perkara mudah. Bagi Ibu Seger yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen, persoalan utamanya adalah biaya tempat tinggal.

Continue reading at Liputan6

This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.

More news View More