Home › News › Brent Crude
Partai Republik Kalah, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas ke Bawah US$ 90
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540890/original/069512000_1774841005-7.jpg)
Image: Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak dunia merosot tajam pada perdagangan Rabu. Pelemahan terjadi setelah Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance menyebut perang melawan Iran sebagai penyebab kemunduran Partai Republik dalam pemilu paruh waktu.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 8,3 persen dan ditutup pada US$ 88,12 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan internasional, anjlok 8,7 persen menjadi US$ 94,62 per barel.
“Alasan kita kalah adalah perang,” tulis Vance melalui media sosial dikutip dari CNBC, Kamis (5/11/2026).
“Presiden sendiri telah mengatakan hal itu tadi malam," tambah dia.
Partai Demokrat berhasil memenangkan pemilihan di DPR dan Senat dalam pemilu Selasa.
This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.
Related tickers
More news View More