Home › News › Brent Crude
60% Impor Minyak dari Timur Tengah, ASEAN Perlu Perkuat Ketahanan Energi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391911/original/084642000_1793955916-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_15.10.06.jpeg)
Image: Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Ketergantungan Asia Tenggara terhadap pasokan minyak mentah dari Timur Tengah menjadi salah satu tantangan dalam menjaga ketahanan energi kawasan. Sebelum krisis geopolitik terbaru, sekitar 60% impor minyak mentah Asia Tenggara berasal dari kawasan tersebut.
Selain itu, sekitar 45% pasokan produk minyak di Asia Tenggara juga berkaitan dengan minyak mentah Timur Tengah, termasuk melalui proses pengolahan di kilang dan perdagangan tidak langsung.
Kondisi ini membuat gangguan pasokan di Timur Tengah berpotensi memengaruhi ketersediaan energi di Asia Tenggara. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor minyak, tetapi juga dapat merambat ke biaya transportasi, industri, hingga harga barang.
Project Advisory & Program Pertamina Energy Institute, Sri Konsep Harum Wicaksono, menjelaskan negara-negara di kawasan perlu memperkuat sistem energi untuk menghadapi ketidakpastian global.
This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.
Related tickers
More news View More