Home › News › Brent Crude
Harga Minyak Terbang Usai Serangan Kapal Tanker di Kawasan Teluk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477887/original/010773400_1687477107-Harga_Minyak_Dunia_Freepik.jpg)
Image: Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak mentah melonjak pada Kamis, 5 November 2026 (Jumat pagi WIB) seiring dengan penilaian ulang para investor terhadap prospek perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran. Sementara itu, serangan baru terhadap kapal-kapal tanker memicu kekhawatiran mengenai pasokan minyak.
Mengutip CNBC, Jumat (6/11/2026), harga minyak mentah berjangka Brent naik 3,8% dan ditutup pada level US$ 98,29 per barel. Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), meningkat 2,7% dan menetap di harga US$ 90,52 per barel.
Pada Rabu, kedua acuan harga tersebut sempat anjlok lebih dari 8% ke tingkat penutupan terendah sejak 31 Agustus.
"Situasi di Timur Tengah masih belum terselesaikan, dan itulah sebabnya terjadi pemulihan harga yang moderat saat ini," ujar analis UBS, Giovanni Staunovo.
This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.
Related tickers
More news View More