Krisis Ueno Bank Paraguay, Delapan Eksekutif Diperintahkan Ditahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391094/original/009884700_1793871728-AP26307501969510.jpg)
Image: Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Krisis yang melanda Ueno Bank di Paraguay semakin menjadi sorotan setelah Bank Sentral mengambil alih pengelolaan bank digital tersebut. Langkah ini berdampak pada sekitar 3 juta nasabah yang kesulitan mengakses rekening mereka.
Di tengah upaya penanganan krisis, kejaksaan juga memerintahkan penahanan delapan eksekutif Ueno Bank, termasuk Presiden Juan Manuel Gustale dan pendirinya, Miguel Vázquez.
Bank Sentral Paraguay memutuskan mengambil alih Ueno Bank melalui mekanisme resolusi setelah kondisi keuangan bank memburuk. Keputusan tersebut disetujui secara bulat oleh dewan Bank Sentral.
Dikutip dari Los Angeles Times, Kamis (5/11/2026), regulator menjelaskan, rasio solvabilitas Ueno Bank merosot hingga kurang dari setengah batas minimum yang diwajibkan undang-undang.
This page shows only an excerpt. The full story is published by Liputan6.
More news View More